Sunday, July 8, 2012

Hamsik Minta Pengganti Lavezzi


Naples - Napoli baru saja melego Ezequiel Lavezzi ke klub asal Prancis, Paris Saint-Germain. Terkait hal itu, Marek Hamsik meminta petinggi I Partenopei, mencari penyerang pengganti yang sepadan.

Lavezzi sudah diboyong PSG dari Napoli, Senin (2/7/2012). Sebagai imbalannya, klub yang bermarkas di San Paolo itu mendapatkan uang tebusan sebesar 30 juta euro.

Hamsik yang baru saja memperbarui durasi kontrak dengan Napoli hingga 30 Juni 2016, lantas meminta pihak klub untuk merekrut pemain yang kualitasnya setara dengan pemain asal Argentina itu.

Sebabnya, Hamsik mempunyai ambisi yang besar di musim yang baru bersama Napoli musim depan.

"Saya mempunyai ekspetasi yang besar untuk tahun depan, kami akan mencoba untuk meraih tujuan yang berbeda--saya juga yakin bahwa kami akan memperkuat tim di bursa transfer dan mengganti pemain terbaik, Lavezzi yang sudah hengkang," jelas Hamsil seperti dilansir oleh Football Italia.

"Saya siap untuk memulai lagi, hari Minggu saya menuju Naples dan di hari Selasa saya berharap kerja keras di pemusatan latihan di
Via: Hamsik Minta Pengganti Lavezzi

Sao Paulo Perpanjang Masa Pinjaman Denilson


LONDON, KOMPAS.com - Arsenal resmi memberi konfirmasi perpanjangan masa pinjaman Denilson bersama klub Brasil, Sao Paulo, Jumat (6/7/2012).

Musim lalu, Denilson kembali ke klub lamanya itu sebagai pemain pinjaman dan akan berstatus itu selama musim ini.

"The Gunners" sebenarnya ingin melego Denilson karena servisnya tak lagi dibutuhkan. Namun, Sao Paulo gagal membelinya kembali karena gagal menemui kesepakatan harga yang ditetapkan Arsenal. Tak disebut berapa label kubu Emirates Stadium terhadap gelandang berusia 24 tahun itu.

Denilson menjadi sosok sentral Sao Paulo dengan tampil dalam 47 laga musim lalu dan membantu mereka menempati posisi keenam dalam klasemen akhir Campeonato Brasileiro.

Yang pasti, setelah dibeli Arsenal dengan banderol 3,4 juta pounds (sekitar Rp 50 miliar) pada 2006, Denilson tampil dalam 153 laga dan mencetak sebelas gol.

Dengan kesempatan memperkuat tim utama lebih minim musim lalu, Arsenal lantas melepas Denilson ke Sao Paulo sebagai pemain pinjaman.


Via: Sao Paulo Perpanjang Masa Pinjaman Denilson

Berita Foto : Xabi "Hipnotis" Jakarta


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain kelahiran Tolosa, Spanyol, Xabi Alonso "menghipnotis" publik Jakarta saat beraksi dalam acara "Indonesia Mengoper Bola 2012". Kehadiran mantan pemain Real Sociedad itu disambut puluhan ribu penggemarnya. Mereka umumnya fans Real Madrid dan Spanyol.

"Indonesia Mongoper Bola" merupakan lanjutan program tahunan "Indonesia Menggiring Bola". Ketika itu, Dua Kelinci mendatangkan pesepak bola Portugal, Luis Figo. Adapun tema yang diangkat tahun ini adalah "Loves, Lives, Real Soccer to Become a Champion".

Menurut prediksi panitia, acara itu diikuti sekitar 15.000 peserta. Program itu juga dimaksudkan untuk pembuatan rekor dunia, dengan mengikutsertakan 1.000 pengoper bola. Rekor itu termasuk dalam kategori "Most Consecutive Football Passes" dari Guinness World of Records.

Harapannya, program "Indonesia Mengoper Bola 2012" dapat meningkatkan minat dan cinta masyarakat Tanah Air terhadap sepak bola, sejalan dengan kampanye "Indonesia Mengoper Bola 2012: Loves, Lives, Real Soccer to Become a Champion".


Via: Berita Foto : Xabi "Hipnotis" Jakarta

Saturday, July 7, 2012

Firman dan Ponaryo 0, Xabi Alonso 2


JAKARTA, KOMPAS.com - Dua gelandang Sriwijaya FC, Firman Utina dan Ponaryo Astaman, mendapat kesempatan unjuk kebolehan di hadapan Xabi Alonso. Dan, dua pemain senior Indonesia itu kalah dari gelandang inti timnas Spanyol dan Real Madrid.

Alonso, Firman, dan Ponaryo, mendapatkan kesempatan untuk menendang tiga bola dari jarak sekitar 30 meter ke dalam gawang khusus. Dari tiga kesempatan, Firman dan Ponaryo tidak sekalipun menceploskan bola. Sementara Alonso, dua kali sukses mencetak gol.

Ketika ditanyai soal kegagalannya mengalahkan Alonso, Firman punya alasannya.

"Itulah bedanya pemain Juara Indonesia Super League dengan Juara Liga BBVA," jawab Firman sembari tersenyum. Santai.

Firman juga memberikan pujian kepada eks bintang Real Sociedad dan Liverpoool itu. Menurutnya, Alonso merupakan pemain yang patut dicontoh generasi muda sepak bola Indonesia.

"Aku mengidolakannya. Permainannya simpel dan bagus. Senang dia bisa datang ke sini. Dia memang pantas jadi panutan bagi yang ingin berkarier sebagai pesepak bola," pungkas Firman.


Via: Firman dan Ponaryo 0, Xabi Alonso 2

Vettel Risau Balapan Akan Jadi Seperti Undian


Silverstone - Sebastian Vettel menilai GP Inggris Raya bisa menjadi sebuah undian besar jika hujan kembali turun dan mengguyur lintasan, seperti pada sesi kualifikasi.

Sesi kualifikasi di Silverstone, Sabtu (07/07/2012), sempat disetop sekitar 1,5 jam akibat hujan deras. Setelah kembali dilanjutkan, Vettel pada akhirnya mencatatkan waktu terbaik keempat.

Pebalap Red Bull tersebut lalu memprediksi kalau balapan, Minggu (8/7) akan berjalan amat berat jika kondisi seperti itu terjadi lagi di lintasan.

"Dengan kondisi seperti itu, balapan bisa menjadi sebuah undian besar," ujar Vettel seperti dilansir Autosport.

"
Via: Vettel Risau Balapan Akan Jadi Seperti Undian

Atasi Thompson, Wladimir Klitschko Pertahankan Gelar


Bern - Wladimir Klitschko berhasil mempertahankan gelar juaranya setelah mengalahkan penantangnya, Tony Thompson. Klitschko dinyatakan menang di ronde keenam.

Di Stade de Suisse Wankdorf, Bern, Swiss, Sabtu (7/7/2012), Klitschko berhasil membuat Thompson mencium kanvas pada ronde enam. Meski Thompson masih mampu bangun, wasit kemudian menghentikan pertandingan.

Di ronde lima, Thompson yang merupakan petinju asal AS dan kini berusia 40 tahun sebenarnya juga sempat disungkurkan oleh Klitschko. Tetapi ketika itu pertandingan masih dilanjutkan.

Ini bukanlah pertemuan pertama keduanya. Klitschko dan Thompson sempat berhadapan tahun 2008 lalu, dengan kemenangan KO di ronde ke-11 ketika itu diraih oleh Klitschko. Thompson saat itu disebut mengalami cedera di bagian kaki sehingga pergerakannya jadi kurang leluasa.

Dengan kemenangan tersebut maka gelar juara kelas berat versi IBF, WBA dan WBO masih berhak disandang Klitschko, yang merupakan kelahiran Ukraina 36 tahun silam.

Usai pertandingan, Klitschko langsung memimpin sekitar 25 ribu penonton laga itu untuk menyanyikan lagu 'Selamat Ulang Tahun'. Itu ia persembahkan untuk sang pelatih, Emanuel Steward, yang genap berusia 68 tahun.

"Tony Thompson sulit sekali dipukul. Sepanjang malam Tony terus-terusan mengawasi tangan kanan Wladimir," kata Steward di CBSSports.com.




Via: Atasi Thompson, Wladimir Klitschko Pertahankan Gelar

Schumi Harapkan Balapan Basah


Silverstone - Di atas lintasan basah, Michael Schumacher menyudahi sesi kualifikasi GP Inggris Raya di posisi tiga. Tak ayal ia pun berharap hujan kembali turun dalam balapan, Minggu (8/7/2012).

Schumacher, yang tengah mengejar podium kedua secara beruntun setelah finis ketiga di Valencia, menjadi salah satu pebalap yang tampil impresif dalam lintasan basah Silverstone. Ini ia tunjukkan dalam sesi latihan bebas Jumat (6/7) dan kemudian sesi kualifikasi Sabtu (7/7).

Atas performa menawannya pada lintasan basah tersebut, pebalap Mercedes itu pun berharap agar hujan kembali turun saat balapan GP Inggris dilangsungkan.

"Saya pikir kami cukup kompetitif dalam kondisi basah, baik dengan ban basah ataupun intermediate, jadi besok hujan akan kembali diharapkan," ujarnya seperti dilansir Planet F1.

"Saya amat senang berada di posisi tiga, ini bagus untuk tim dan terimakasih kepada mereka semua," lanjut Schumi, sapaan akrabnya.




Via: Schumi Harapkan Balapan Basah

Spies Sukses Start di Baris Depan meski Sempat Kebingungan


Saxony - Ben Spies dari Yamaha sukses menempati posisi start di baris depan dalam MotoGP Jerman. Siapa kira kalau itu diraihnya setelah sedikit "buta posisi" di beberapa menit akhir.

Dalam sesi kualifikasi di Sachsenring, Sabtu (7/7/2012), Spies berhasil mencatatkan waktu terbaik kedua di belakang Casey Stoner
Via: Spies Sukses Start di Baris Depan meski Sempat Kebingungan

Yellow Jersey Kini Jadi Milik Wiggins


Vosges - Chris Froome berhasil memenangi etape 7 Tour de France. Sementara rekan setimnya di Team Sky, Bradley Wiggins, berhasil merebut yellow jersey usai menuntaskan etape ini di posisi tiga.

Dalam etape yang terbentang sepanjang 199 km antara Tomblaine La Planche des Belles Filles dengan kontur sedikit berbukit, Sabtu (7/7/2012) waktu setempat, Froome berhasil mencatatkan waktu 4 jam 58 menit dan 35 detik.

Juara bertahan Cadel Evans dari tim BMC Racing harus puas menyudahi etape ini dengan berada di posisi dua. Sementara itu Wiggins menempati posisi tiga di etape ini dengan catatan waktu setara dengan Evans, memperlihatkan betapa ketatnya persaingan.

Hasil tersebut membuat Wiggins kini berhak menyandang yellow jersey yang ia rebut dari Fabian Cancellara. Dari tujuh etape yang sudah berlangsung, inilah kali pertama yellow jersey tak disandang oleh Cancellara yang membela panji tim RadioShack-Nissan.

Di klasemen keseluruhan, Wiggins kini memimpin 10 detik dari Evans, sedangkan Vincenzo Nibali dari tim Liquigas menguntit di posisi tiga, terpaut 16 detik. Demikian diwartakan Reuters.

Hasil Etape VII Tour de France

1. Chris Froome (Britain / Team Sky) 4:58:35"
2. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +2"
3. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky)
4. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +7"
5. Rein Taaramaee (Estonia / Cofidis) +19"
6. Haimar Zubeldia (Spain / RadioShack) +44"
7. Pierre Rolland (France / Europcar) +46"
8. Janez Brajkovic (Slovenia / Astana)
9. Denis Menchov (Russia / Katusha) +50"
10. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +56"

Klasemen Keseluruhan Usai Etape VII

1. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) 34:21:20"
2. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +10"
3. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +16"
4. Rein Taaramaee (Estonia / Cofidis) +32"
5. Denis Menchov (Russia / Katusha) +54"
6. Haimar Zubeldia (Spain / RadioShack) +59"
7. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +1:09"
8. Nicolas Roche (Ireland / AG2R) +1:22"
9. Chris Froome (Britain / Team Sky) +1:32"
10. Michael Rogers (Australia / Team Sky) +1:40"






Via: Yellow Jersey Kini Jadi Milik Wiggins

Sesi Pamungkas Milik Alonso


Silverstone - Pebalap Ferrari Fernando Alonso tampil maksimal di latihan bebas ketiga GP Inggris. Alonso mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli Jenson Button dan Romain Grosjean.

Dalam sesi di Sirkuit Silverstone, Sabtu (7/7/2012) sore WIB, Alonso mencetak 1 menit 32,167 detik dengan melahap sebanyak 21 lap. Button di belakangannya dengan terpaut 0,153 detik.

Grosjean, yang memuncaki sesi kedua, berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 1 menit 32,358 detik dan memutari lintasan sebanyak 25 kali.

Sang juara Sebastian Vettel berhasil meningkatkan performanya usai di dua latihan bebas sebelumnya terlempar dari posisi 10 besar. Kali ini pebalap Red Bull ini naik ke posisi empat diikuti Kimi Raikkonen dan Lewis Hamilton.

Nasib berbeda diterima rekan se-tim Vettel, Mark Webber. Pebalap Australia ini justru melorot ke urutan 13 dengan catatan waktu 1 menit 33,398 detik.


Hasil Free Practice III GP Inggris

1. Fernando Alonso Ferrari 1m32.167s 21
2. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m32.320s + 0.153s 20
3. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m32.358s + 0.191s 25
4. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m32.420s + 0.253s 21
5. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m32.454s + 0.287s 25
6. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m32.477s + 0.310s 20
7. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m32.622s + 0.455s 21
8. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m32.940s + 0.773s 19
9. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m33.046s + 0.879s 20
10. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m33.150s + 0.983s 19
11. Bruno Senna Williams-Renault 1m33.267s + 1.100s 25
12. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m33.367s + 1.200s 20
13. Mark Webber Red Bull-Renault 1m33.398s + 1.231s 24
14. Michael Schumacher Mercedes 1m33.462s + 1.295s 24
15. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m33.673s + 1.506s 22
16. Felipe Massa Ferrari 1m33.674s + 1.507s 21
17. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m33.707s + 1.540s 21
18. Nico Rosberg Mercedes 1m33.733s + 1.566s 15
19. Heikki Kovalainen Caterham-Renault 1m34.298s + 2.131s 18
20. Vitaly Petrov Caterham-Renault 1m34.781s + 2.614s 20
21. Timo Glock Marussia-Cosworth 1m36.605s + 4.438s 18
22. Charles Pic Marussia-Cosworth 1m37.060s + 4.893s 14
23. Narain Karthikeyan HRT-Cosworth 1m37.269s + 5.102s 23
24. Pedro de la Rosa HRT-Cosworth 1m37.429s + 5.262s 17


Via: Sesi Pamungkas Milik Alonso

Pemerintah Dukung "Indonesia Mengoper Bola 2012"


JAKARTA, KOMPAS.com - Kedatangan Xabi Alonso ke Indonesia untuk memeriahkan "Indonesia Mengoper Bola 2012" yang digalang Dua Kelinci, mendapat apresiasi positif dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Hal itu disampaikan oleh PLT Deputi Pemberdayaan Olahraga, Tunas Dwidharto.

"Kementerian Pemuda dan Olahraga sangat menyambut kegiatan seperti ini, yang penting untuk memacu semangat pemuda dan pemudi Indonesia," ujar Tunas.

"Seperti kita ketahui, sepak bola merupakan olahraga terbesar di Indonesia. Kita tentu ingin melihat sepak bola Indonesia menjadi lebih maju lagi," sebutnya.

"Kami berharap kedatangan Xabi Alonso membawa dampak positif bagi Indonesia. Sekali lagi, terima kasih kepada Dua Kelinci yang sudah mau membuat program ini," pungkasnya.


Via: Pemerintah Dukung "Indonesia Mengoper Bola 2012"

Alonso: Aku Makan Nasi Ayam


JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan hal yang susah bagi bintang timnas Spanyol, Xabi Alonso, untuk bersenang-senang dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia. Bahkan, Alonso pun sempat mencoba makanan Indonesia.

"Aku senang berada di Indonesia. Masyarakat Indonesia menyambutku dengan hangat ketika aku tiba. Sungguh berkesan bagiku, karena ini adalah pertama kalinya aku datang ke Indonesia," ujar Alonso dalam konferensi pers di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012).

Setibanya di Indonesia, Alonso tak lupa menyempatkan diri mencoba kuliner khas Indonesia. Dia mengaku baru sempat mencoba satu makanan seusai tiba di tanah air, Jumat (6/7/2012).

"Tadi malam, aku makan nasi dengan ayam," jawabnya sambari tersenyum.

Wah... .


Via: Alonso: Aku Makan Nasi Ayam

Spalletti Berhasrat Latih Rusia


ZENIT, KOMPAS.com - Pelatih Zenit St Petersburg, Luciano Spalletti, mengaku tertarik menangani tim nasional Rusia. Bahkan, pelatih asal Italia itu mengaku yakin bisa membawa "Beruang Merah" lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.

Kursi kepelatihan Rusia sedang lowong, sejak ditinggal mundur Dick Advocaat, setelah Rusia gagal lolos fase grup Piala Eropa 2012. Mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, disebut-sebut bakal menggantikan Advocaat.

"Bagi saya, melatih Rusia adalah hal yang menyenangkan. (Melatih Rusia) kehormatan luar biasa, meskipun saya tahu hal itu pekerjaan sulit," jelas Spalletti.

Di Rusia, Spalletti sedang naik daun. Pelatih berusia 53 tahun tersebut berhasil membawa Zenit dua kali berturut-turut tampil menjuarai Liga Utama Rusia sejak menangani klub tersebut pada 2009. (ZNT)


Via: Spalletti Berhasrat Latih Rusia

Ray Allen Hijrah ke Heat


Miami - Juara NBA Miami Heat segera mendapatkan 'amunisi' baru untuk kompetisi musim depan. Pebasket veteran Ray Allen setuju meninggalkan Boston Celtics untuk bergabung dengan Heat.

Diberitakan Miami Herald, Allen menolak tawaran finansial yang lebih besar dari Celtics yaitu sebesar 12 juta dolar AS selama dua tahun dengan menerima 6,3 juta dolar AS dengan durasi yang sama dari Heat.

Kabar ini diungkapkan oleh pemilik Heat, Micky Arison, pada Jumat (6/7/2012) malam waktu setempat usai menerima kepastian dari presiden klub, Pat Riley.

"Sekarang pukul 2.30 pagi di London dan saya baru saja bangun dengan menerima berita hebat," kicau Arison di Twitter. "Selamat datang di keluarga baru, No. 20," tulisnya lagi sembari mengindikasikan kalau Allen akan memakai jersey nomor 20.

Bintang Heat Lebron James juga mengonfirmasi bahwa Allen akan bergabung dengannya melalui akun Twitter pribadinya @KingJames.

"HeatNation sambutlah kedatangan rekan baru kita Ray Allen Wow," kicau pebasket yang sudah 8 kali masuk tim NBA All-Star itu.

Meski sudah sepakat, pemain yang dijuluki Three Point King itu belum resmi bergabung Heat sebelum 11 Juli karena aturan NBA.

Menurut Yahoosport, keputusan Allen hengkang ke Heat disebut-sebut dipengaruhi oleh hubungan yang tidak harmonis dengan point guard Celtics, Rajon Rondo. Selain itu, Allen juga sakit hati setelah Celtics nyaris menukarnya ke Memphis Grizzlies pada Februari silam.


Via: Ray Allen Hijrah ke Heat

Friday, July 6, 2012

Dua Raksasa Berebut Maicon


MADRID, KOMPAS.com - Dalam beberapa hari ini, Real Madrid berusaha keras mendapatkan bek sayap Inter Milan, Douglas Maicon. Ironisnya, pemain Brasil itu justru kian merapat ke Chelsea.

Pelatih "Los Blancos" Jose Mourinho menginginkan servis Maicon. Maksud Mou --sebutan Mourinho-- mengundang pria berusia 30 tahun itu ke Santiago Bernabeu adalah untuk melapis posisi Alvaro Arbeloa. Kedua pemain diharapkan "The Special One" -- julukan Mourinho-- saling mengisi dan melapis posisi bek sayap kanan.

Namun, menurut harian Spanyol, Marca, Madrid berkeras membeli servis Maicon pada lima juta euro (sekitar Rp 60 miliar). Sementara label Inter untuk pemain itu diperkirakan delapan juta euro (Rp 96 miliar).

"Prioritas Madrid dan aku mungkin berbeda. Jika nilai transfer memang tak mencapai kesepakatan, aku akan mencari nafkah di tempat lain. Itulah sepak bola," ucap Maicon kepada teman dekatnya yang kemudian dikutip Marca.

Kabarnya, "The Blues" sudah menyepakati nilai transfer yang diinginkan "La Beneamata". So, langkah Maicon lebih ringan ke Stamford Bridge ketimbang ke Santiago Bernabeu.


Via: Dua Raksasa Berebut Maicon

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Van Gaal Kembali Besut Belanda


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi mengangkat Louis Van Gaal sebagai pelatih tim nasional, menggantikan Bert van Marwijk yang memutuskan mundur, 27 Juni lalu.

"KNVB mencapai kesepakatan dengan Louis van Gaal, di Noordwijk, pada Jumat (6/7/2012). Van Gaal akan menjadi pelatih dengan sasaran Piala Dunia 2014, terhitung 1 Agustus 2012," ujar KNVB

Marwijk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan Belanda lolos dari fase grup Piala Eropa 2012. Belanda mengakhiri fase Grup B sebagai penghuni dasar klasemen, dengan nilai nol.


Via: Van Gaal Kembali Besut Belanda

Inter: Selamat Datang, Silvestre


MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan mengumumkan telah mendapatkan bek asal Argentina, Matias Silvestre (27) dari Palermo, dengan status pinjam selama satu musim atau hingga Juni 2013, Jumat (6/7/2012).

"Matias Silvestre kini adalah pemain Milan. Bek Argentina berusia 27 tahun itu bergabung dengan status pinjam," demikian pernyataan Inter.

Selain itu, Inter mengumumkan telah mengakhiri kerja sama dengan penyerang Diego Forlan, yang sebetulnya masih punya kontrak hingga 30 Juni 2013.

"Semua orang di Inter Milan mengucapkan semoga sukses kepada Forlan dalam perjalanan karier di masa mendatang," demikian pernyataan Inter.

Setelah mengakhiri kontrak dengan Inter, Forlan menandatangani kontrak berdurasi tiga musim dengan klub Brasil, Internacional.


Via: Inter: Selamat Datang, Silvestre

Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua


Silverstone - Lewis Hamilton jadi pebalap tercepat di sesi kedua. Catatan waktu yang diraih pebalap asal Inggris itu mengungguli Kamui Kobayashi dan Michael Schumacher yang ada di dua posisi di belakangnya.

Pada sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Jumat (6/7/2012), Hamilton jadi yang tercepat usai menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,345 detik. Ia unggul 0,129 detik atas Kobayashi yang berada di belakangnya.

Sementara itu, Schumi menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,545 detik setelah melahap sembilan lap. Sedangkan Romain Grosjean, yang jadi pebalap tercepat di sesi pertama, berada di posisi 21 setelah hanya melahap satu lap.

Nico Rosberg dan Sergio Perez berada di posisi keempat dan kelima. Catatan waktu Rosberg tertinggal 0,222 detik di belakang Hamilton, sementara Perez terpaut 1,148 detik.

Sama seperti sesi pertama, sesi kedua juga berlangsung di tengah guyuran hujan dan trek basah.

Hasil Free Practice II GP Inggris

1. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes) 1:56.345
2. Kamui Kobayashi (Sauber-Ferrari) 1:56.474 + 0.129
3. Michael Schumacher (Mercedes) 1:56.545 + 0.200
4. Nico Rosberg (Mercedes) 1:56.567 + 0.222
5. Sergio Perez (Sauber-Ferrari) 1:57.493 + 1.148
6. Jenson Button (McLaren-Mercedes) 1:57.948 + 1.603
7. Heikki Kovalainen (Caterham-Renault) 1:58.580 + 2.235
8. Kimi Raikkonen (Lotus-Renault) 1:58.897 + 2.552
9. Nico Hulkenberg (Force India-Mercedes) 1:58.943 + 2.598
10. Fernando Alonso (Ferrari) 1:59.015 + 2.670
11. Paul di Resta (Force India-Mercedes) 1:59.429 + 3.084
12. Pastor Maldonado (Williams-Renault) 1:59.472 + 3.127
13. Sebastian Vettel (Red Bull-Renault) 1:59.476 + 3.131
14. Jean-Eric Vergne (Toro Rosso-Ferrari) 1:59.854 + 3.509
15. Felipe Massa (Ferrari) 2:00.565 + 4.220
16. Timo Glock (Marussia-Cosworth) 2:00.820 + 4.475
17. Bruno Senna (Williams-Renault) 2:01.099 + 4.754
18. Vitaly Petrov (Caterham-Renault) 2:01.348 + 5.003
19. Charles Pic (Marussia-Cosworth) 2:03.719 + 7.374
20. Narain Karthikeyan (HRT-Cosworth) 2:04.774 + 8.429
21. Romain Grosjean (Lotus-Renault)
22. Daniel Ricciardo (Toro Rosso-Ferrari)
23. Mark Webber (Red Bull-Renault)
24. Pedro de la Rosa (HRT-Cosworth)



Via: Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua

Sodorkan Skuad Kuat, Brasil Bidik Emas Sepak Bola


LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Mano Menezes menggelar skuad terkuatnya demi mengincar medali emas cabang bergengsi: sepak bola Olimpiade London 2012.

Hulk, Neymar, dan Alexandre Pato mengisi tiga slot lini depan Brasil. Bisa dibayangkan kekuatan "Selecao" di London 2012.

Neymar mengepak sembilan gol dalam 18 partai bersama timnas senior. Sementara reputasi Pato dan Hulk tak perlu diragukan.

Penyerang FC Porto, Hulk (25), merupakan salah satu dari tiga pemain senior yang diizinkan mengisi skuad Olimpiade. Dua nama lainnya tak kalah mentereng: bek sayap Marcelo dan poros halang, Thiago Silva.

Hulk sendiri sudah menyumbang tiga gol di timnas senior sejak menjalani debut pada 2009.

"Ia akan memberi kekuatan signifikan bagi tim. Pengalamannya penting artinya di laga-laga krusial, sama vitalnya dengan kemampuan yang dimilikinya," tandas Menezes yang dikutip BBC.

Menezes juga memasukkan dua nama beken lainnya, bek sayap, Rafael dan gelandang Sandro.

Beberapa talenta juga sudah menjalani debut timnas senior. Dan, rata-rata sudah kondang di jagat sepak bola dunia. Lihat saja nama-nama seperti, gelandang Paulo Henrique Ganso, striker Leandro Damiao, dan gelandang Oscar plus Lucas.

Tim "Samba" bergabung bersama Mesir, Belarus, dan Selandia Baru di Grup C. Brasil akan meladeni Mesir di laga pembuka pada 26 Juli mendatang.

Sebelum itu, "Selecao" akan menguji kehebatan tuan rumah Inggris Raya besutan Stuart Pearce di Stadion Riverside, Middlesbrough, Jumat (20/7/2012).

Skuad Brasil
Kiper:
Rafael Cabral (Santos), Neto (Fiorentina)

Bek: Marcelo (Real Madrid), Rafael (Manchester United), Danilo (Porto), Alex Sandro (Porto), Thiago Silva (AC Milan), Juan (Inter Milan), Bruno Uvini (Sao Paulo)

Gelandang: Romulo (Vasco da Gama), Ganso (Santos), Oscar (Internacional), Sandro (Tottenham Hotspur), Lucas (Sao Paulo)

Striker: Neymar (Santos), Alexandre Pato (AC Milan), Leandro Damiao (Internacional), Hulk (Porto)

Cadangan: Marquinhos (Corinthians), Giuliano (Dniepr/UKR), Cassemiro (Sao Paulo), Gabriel (AC Milan/ITA)


Via: Sodorkan Skuad Kuat, Brasil Bidik Emas Sepak Bola

Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil


Duxford - Kondisi test driver tim Marussia F1, Maria De Villota dikabarkan masih kritis namun stabil. Hingga kini, wanita berusia 32 tahun itu masih didampingi keluarganya dan dirawat di rumah sakit Addenbrooke.

De Villota mengalami kecelakaan ketika menjalani sesi tes untuk Marussia pada 3 Juli silam di Duxford Aerodrome. Dalam tes trek lurus, mobilnya kecelakaan dan menabrak sebuah truk. Saksi mata menyebutkan bahwa mobilnya tengah melaju pada kecepatan 50 kilometer/jam ketika kecelakaan itu terjadi.

Akibat kecelakaan itu, De Villota kehilangan mata sebelah kanannya dan harus menjalani operasi serius.

Hingga kini De Villota masih menjalani perawatan intensif. Kondisinya dikabarkan kritis namun stabil. "Maria masih tetap berada dalam kondisi kritis, tapi stabil dan tengah dirawat di rumah sakit Addenbrooke ini," ucap saudarinya, Isabel De Villota, seperti dilansir Autosport.

"Belum ada kabar terbaru sejauh ini. Kami sendiri sudah menerima kenyataan bahwa kondisi Maria stabil semenjak kecelakaan itu terjadi, apalagi pada malam pertama setelah operasi panjang yang ia alami."

"Kami, pihak keluarga, saling mendukung di sisi Maria dan kami berterimakasih atas perawatan medis yang ia dapatkan," tukas Isabel.

Kecelakaan yang dialami De Villota mengundang simpati dari para pebalap F1. Felipe Massa menyebut, FIA bisa turun tangan dan mengambil pelajaran dari kecelakaan tersebut.



Via: Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil

Kroasia Tunjuk Stimac


ZAGREB, KOMPAS.com Slaven Bilic resmi mengakhiri karier enam tahunnya bersama Kroasia dan mulai menakhodai Lokomotiv Moskwa seusai Euro 2012. Ia pun digantikan rekan timnasnya dulu, Igor Stimac.

"Saya bangga dengan prestasi Bilic dan para pemain Kroasia di Euro 2012. Mereka meninggalkan jejak yang bagus," ucap Stimac yang dikutip UEFA.

Karier eks bek timnas Kroasia itu sendiri masih terhitung minim. Stimac hanya berpengalaman menjadi pelatih klub-klub Divisi Satu Liga Kroasia, mulai dari Hajduk Split, HNK Cibalia, hingga NK Zagreb.

Misi pertama Stimac sendiri adalah meloloskan Mario Mandzukic dan kawan-kawan ke Piala Dunia Brasil 2014.

"Dalam festival sepak bola Brasil dua tahun lagi, Kroasia akan berkiprah di sana. Saya akan melakukan segala yang terbaik untuk mewujudkannya," tuturnya.

Sebagai pesepak bola, Stimac pernah bermain di Hajduk dan dua klub Inggris, Derby County plus West Ham United.

Pria berusia 44 tahun itu mengoleksi 53 caps bersama Kroasia dan menjadi bagian integral tim negara itu kala sukses finis sebagai pemenang ketiga Piala Dunia Perancis 1998.

Rekan Bilic di Perancis 1998, Davor Suker, baru saja terpilih sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS), Kamis (5/7/2012).


Via: Kroasia Tunjuk Stimac

Thursday, July 5, 2012

Pelatih Akademi Milan Pimpin Seleksi di Jakarta


JAKARTA, KOMPAS.com - Proses seleksi pencarian pemain untuk menjadi wakil Indonesia All Star Challenge di kejuaraan Intesa Sanpaolo tengah berlangsung. Sebanyak 50 pemain berusia 13-15 tahun menjalani proses seleksi Milan Junior Camp 2012 di Lapangan Pertamina Simprug, Jakarta, 2-15 Juli 2012.

Dua pelatih asal AC Milan Academy, Mario Marozzi dan Palmerio Sortino, sebagai pelatih kepala didatangkan langsung untuk memimpin proses seleksi ini. Para pelatih ini akan dibantu oleh staf-staf pelatih yang diambil dari Universitas Negeri Jakarta.

Kedua pelatih tersebut, nantinya, akan memilih 18 pemain terbaik untuk mendapat kesempatan bergabung dengan Indonesia All Star Challenge yang akan diberangkatkan ke Milan, Italia. Selama di Milan, mereka yang terpilih bakal mengikuti program Milan Junior Camp Day, termasuk berlaga di kejuaraan Intesa Sanpaolo melawan Milan Junior Camp dari 30 negara lain di seluruh dunia.

Wakil dari Indonesia merupakan juara bertahan kejuaraan ini dalam dua tahun terakhir. Selain berlaga di Intesa Sanpaolo, para pemain dari Tanah Air mendapat kesempatan untuk melakukan uji coba kontra AC Milan Academy. Setelah itu, mereka juga akan menyaksikan langsung salah satu pertandingan "I Rossoneri" di Stadion San Siro.


Via: Pelatih Akademi Milan Pimpin Seleksi di Jakarta

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.



Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Alba: Messi akan Membantuku Berkembang


BARCELONA, KOMPAS.com - Bek kiri Barcelona yang baru saja dibeli dari Valencia, Jordi Alba, merasa yakin bisa berkembang pesat. Apalagi, keberadaan Lionel Messi akan membuatnya semakin lebih baik.

Alba mendapat perhatian luas pada Piala Eropa 2012. Dia juga mencetak satu gol di partai final, ketika Spanyol mengalahkan Italia 4-0. Berada di Barcelona, dia akan dituntut bermain istimewa jika ingin mendapatkan tempat utama. Namun, dia yakin bisa memenuhinya.

"Aku berada di klub terbaik dunia. Messi merupakan pemain terbaik dunia. Berada satu tim dengannya akan membuatku lebih baik setiap harinya," kata Alba.

"Ini kesempatan besar bagiku. Para pemain terbaik di dunia berkumpul di sini (Barceclona). Ini tantangan bagiku untuk menyamai mereka. Aku yakin bisa memenuhi tuntutan di tim ini," tambahnya. (GL)


Via: Alba: Messi akan Membantuku Berkembang

Vettel Kejar Kemenangan Pertama di Bulan Juli


Silverstone - Sepanjang kariernya di F1, Sebastian Vettel ternyata belum sekalipun memenangi balapan di bulan Juli. Dengan ada tiga seri digelar kali ini, pembalap Red Bull itu punya ambisi besar mematahkan 'kutukan' tersebut.

Total sudah 22 balapan dimenangi Vettel sepanjang keikutsertaannya di balapan F1. Namun, sebagaimana dikutip dari Reuters, belum satupun sukses tersebut diraih di bulan Juli.

Uniknya lagi, Juli sesungguhnya merupakan bulan kelahirannya. Tepat Selasa (3/7/2012) lalu dia menginjak usia yang ke-25.

"Saya lahir di bulan Juli, jadi itu harusnya jadi bulan yang bagus. Tak ada lagi tekanan di bulan Juli sekarang. Saya berusaha dengan keras, tapi itu tak memberi hasil di masa lalu, mungkin itu akan berhasil di tahun ini," sahut Vettel jelang balapan di Inggris akhir pekan ini.

"Jika itu terjadi saya akan sangat gembira. Jika tidak, kami akan mencobanya lagi - di bulan Juli yang lain," lanjut pembalap asal Jerman itu.

Ada tiga seri yang akan digelar sepanjang Juli ini. Setelah Inggris, balapan akan berlanjut di Jerman, sebelum kemudian mampir ke Hungaria.

Tiga balapan di bulan Juli ini akan punya arti penting buat Vettel untuk kembali merapatkan jarak dengan puncak klasemen karena setelahnya balapan akan menjalani jeda satu bulan lebih. Dengan poin 85, Vettel saat ini duduk di posisi empat klasemen, tertinggal 26 poin dari Fernando Alonso di posisi teratas.


Via: Vettel Kejar Kemenangan Pertama di Bulan Juli

Australia: Lemparan Petasan Sangat Memalukan!


PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Australia U-22, Paul Okon, menyayangkan aksi sejumlah suporter Indonesia yang melemparkan botol dan petasan usai laga perdana kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E melawan Indonesia di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Aksi sejumlah suporter tersebut, kata dia, sangat memalukan.

Usai laga yang berakhir 1-0 untuk Australia itu, beberapa suporter Indonesia kemudian melemparkan botol ke arah lapangan. Bahkan, suporter itu juga ada yang melempar petasan ke arah tempat pemain cadangan "The Socceroos".

"Sangat memalukan sekali, mayoritas tim kami jadi ketakutan. Seharusnya, para suporter bisa lebih dewasa dalam menerima kekalahan. Kami berharap itu tidak terjadi lagi di laga-laga berikutnya," ujar Okon saat jumpa pers di Stadion Utama Riau, Kamis malam.

Sebelumnya, Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-22, Liestiadi, berpendapat sama. Ia menilai, seharusnya para suporter dalam stadion dapat lebih dewasa untuk menyikapi kekalahan. Jika hal itu terus dibiarkan, menurutnya, akan dapat mencoreng nama bangsa di dunia luar.

"Sebelumnya, kami ucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Pekanbaru. Ini sangat luar biasa, sehingga membuat pemain seperti memiliki tambahan kekuatan untuk pertandingan ini," kata Liestiadi.

"Tetapi, sebagai bangsa yang besar mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa suporter kita bisa menerima kekalahan dengan sikap dewasa. Ini juga seharusnya bisa dijadikan evaluasi bagi pihak keamanan dalam mengamankan pertandingan," tegasnya kemudian.


Via: Australia: Lemparan Petasan Sangat Memalukan!

Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, memberi ultimatum keras kepada para pemainnya. Musim ini, mereka harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions. Jika tak punya semangat atau keyakinan ke sana, dia mempersilakan pemain tersebut pergi.

Pada pertemuan resmi pertamanya dengan para pemain, Rodgers menekankan bahwa Liverpool harus berjuang keras musim ini. target utamanya lolos ke Liga Champions.

"Anda hanya bisa menjual mimpi ke depan. Banyak sekali nostalgia mengenai klub ini. Tapi, sangat penting ditekankan, kami harus menyadari bahwa ini tahun 2012 dan kami tak tampil di Liga Champions," jelas Rodgers kepada Sky Sports News.

"Para pemain top bermain di level tertingginya. Steven Gerrard ingin bermain di level itu (Liga Champions), demikian juga dengan Jamie Carragher. Mereka pemain yang sudah pernah memenangkan trofi itu. Pada tahun-tahun mendatang, kami akan langsung menyasarnya. Jika itu tak cukup buat pemain, maka ia boleh pergi. Sesederhana itu," tegas pelatih asal Irlandia Utara ini.

Rodgers sempat dipusingkan oleh isu bahwa striker Luis Suarez akan pergi. Paris Saint-Germain merupakan klub yang paling sering dihubungkan dengan Suarez. Namun, Rodgers menjamin bahwa striker asal Uruguay itu akan tetap bertahan.

"Fokus tetap ke masa depan. Apa yang saya yakini adalah, ia bisa membawa pengaruh ke dalam cara bermain kami. Ia fantastis dan sangat terbuka. Saya kira ia terkesan dengan bagaimana kami bermain di musim lalu," ujarnya.


Via: Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi

Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta


Kudus - PB Djarum kembali menggelar Audisi Beasiswa Bukutangkis untuk menjaring bakat-bakat muda di tanah air. Untuk penyelenggaraan tahun 2012 ini, tercatat ada lebih dari 1.000 peserta berpartisipasi.

Bertempat di GOR PB Djarum di Kota Kudus, Audisi Beasiswa Bukutangkis mulai digelar mulai Kamis (6/7/2012) hingga Minggu (8/7/2012) mendatang. Sebanyak lebih dari 1.000 peserta dengan usia mulai dari 10-15 tahun berpartisipasi dalam penyelenggaraan tahun ini.

"Audisi Umum PB Djarum tahun ini luar biasa. Sudah lebih dari 1.000 atlet mendaftarkan diri, berdasarkan data tanggal 3 Juli 2012. Setiap tahun peserta Audisi Umum selalu menunjukkan tren meningkat," ungkap Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, dalam rilis yang diterima detikSport.

Ribuan anak-anak hingga remaja yang datang tersebut tak cuma berasal dari Pulau Jawa, beberapa di antaranya datang jauh dari Sumatera, Kalimantan, Bali dan Sulawesi.

Audisi akan dilakukan dalam empat tahapan. Nantinya mereka yang berhasil lolos masuk menjadi skuad PB Djarum akan menjadi penghuni asrama Atlet PB Djarum.

"Kami mencari atlet dengan kualitas terbaik, bukan kuantitasnya. Atlet yang tangguh, pantang menyerah, memiliki daya juang tinggi dan bermental juara adalah kriteria atlet yang kami cari. Oleh karena itu, proses seleksi ini akan berlangsung dengan ketat," ujar Fung Permadi, Manager Tim PB Djarum.

PB Djarum selama ini memang rutin mengirim atlet-atletnya ke berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat regional, nasional hingga internasional. "Hal ini merupakan program yang kami persiapkan untuk tetap mengharumkan nama Indonesia di ajang Dunia," lanjut Yoppy Rosimin.

Selain seleksi pemain, acara audisi di Kompleks GOR PB Djarum juga dimeriahkan dengan berbagai stand
Via: Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta

Kemenangan Kedua Andre Greipel


Quentin - Untuk kali kedua secara beruntun, Andre Greipel menjuarai etape Tour de France. Dia menjadi pemenang di etape kelima, Kamis (5/7/2012) waktu setempat.

Kemenangan kedua Greipel juga didapat setelah dia mengalahkan dua pesaingnya, Matt Goss (Australia) dan Juan Jose Haedo (Argentina), dalam sebuah adu sprint jelang finis. Sukses Greipel memenangi etape empat sehari sebelumnya juga didapat dengan cara yang sama.

Menempuh rute dari Rouen ke Saint-Quentin sejauh 196,5 km, seluruh pebalap dihadapkan pada trek yang terhitung landai. Hanya beberapa kilometer jelang finis saja terdapat rute menanjak.

Total waktu yang dibutuhkan Greipel untuk menyentug garis finis pertama adalah empat jam, 41 menit dan 30 detik. Fabian Cancellara gagal masuk posisi 30 besar dalam etape ini, namun begitu dia masih berhak atas jaket kuning karena catatan waktu totalnya masih yang terbaik di antara pebalap lain.

Hasil Etape V Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto)
2. Matthew Goss (Australia / Orica)
3. Juan Jose Haedo (Argentina / Saxo Bank)
4. Samuel Dumoulin (France / Cofidis)
5. Mark Cavendish (Britain / Team Sky)
6. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
7. Oscar Freire (Spain / Katusha)
8. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
9. Sebastien Hinault (France / AG2R)
10. Yohann Gene (France / Europcar)

Klasemen Keseluruhan Usai Etape V

1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 24:45:32"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Kemenangan Kedua Andre Greipel

Premier League Segera Pakai Teknologi Gawang


LONDON, KOMPAS.com - Begitu Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan teknologi garis gawang akan digunakan dalam sepak bola, Premier League akan segera mempraktikkannya.

Pada pertemuannya di Zurich, Swiss, Kamis (5/7/2012), FIFA memutuskan bahwa teknologi garis gawang akan segera digunakan. Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke mengatakan, teknologi yang digunakan adalah Hawk-Eye dan GoalRef dan akan diuji coba pada FIFA Club World Cup 2012, Desember nanti.

Premier League menyatakan, "Kami sudah lama mendukung penggunaan teknologi ini. Kami akan segera mengadakan diskusi tentang Hawk-Eye dan GoalRef dalam waktu dekat dan akan mencoba menggunakannya sesegera mungkin.

Inggris memang sudah lama terlibat dalam pembahasan teknologi ini sejak 2006. Bahkan, mereka pernah menggunakan di Fulham dan Reading.


Via: Premier League Segera Pakai Teknologi Gawang

Teknologi Garis Gawang Siap Dipakai


ZURICH, KOMPAS.com - Polemik soal penggunaan teknologi garis gawang memasuki babak baru. Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menyetujui penggunaan teknologi ini.

Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, mengumumkan penggunaan teknologi garis gawang bisa mulai dipakai di ajang Piala Dunia Antarklub pada Desember 2012. Lalu. penggunaan teknologi ini akan disempurnakan pada Piala Konfederasi 2013. Sehingga, pada 2014, teknologi garis gawang bisa sempurna dipakai di Piala Dunia Brasil.

Rapat yang dihadiri oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter, ini memutuskan teknologi garis gawang sudah bisa mulai diterapkan. Penelitian selama sembilan bulan oleh EMPA (Federasi Laboratorium Peralatan Iptek Swiss) menghasilkan dua teknologi yang bisa menjadi alat pemantau bola telah melewati garis gawang atau belum. Dua teknologi itu adalah GoalRef dan Hawk-Eye. Kedua teknologi ini bisa dipakai bersamaan atau dipilih salah satunya saja yang paling efektif.

Ide penggunaan teknologi ini sebenarnya sudah lama muncul. Namun, kemunculannya langsung disambut pro dan kontra. Presiden Uni Sepak Bola Eropa (UEFA), Michel Platini, termasuk yang menentangnya. Menurutnya, wasit tambahan di dekat gawang sudah cukup.

Faktanya, pada Piala Eropa 2012 masih terjadi "gol teranulir" yang dicetak pemain Ukraina, Marco Devic. Bola hasil tendangannya terekam kamera telah melewati garis gawang, namun asisten wasit dan hakim garis tidak cermat melihatnya dan tak mengesahkan gol itu karena bola cepat-cepat dihalau bek Inggris, John Terry. Maka, Sepp Blatter menegaskan, teknologi garis gawang adalah sebuah keharusan dan harus segera diimplementasikan.

Penggunaan teknologi ini nantinya mutlak hanya pada garis gawang saja. Tidak merambat ke area lain di lapangan. Selain teknologi garis gawang, yang menjadi bahasan dalam rapat itu adalah penggunaan hijab (jilbab). Sebelumnya ada larangan bagi pemain wanita yang menggunakan hijab. Larangan itu kini dicabut.

"Isu masalah kesehatan dan keamanan terkait penggunaan hijab telah dicabut. Artinya, kini pemain bisa dengan bebas menggunakannya," ujar Jerome Valcke pada Konferensi pers, Kamis (5/7/2012).


Via: Teknologi Garis Gawang Siap Dipakai

Australia Puji Andik Cs


PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Australia, Paul Okon, mengaku puas dengan kemenangan atas Indonesia di laga perdana kualifikasi Piala Asia Grup E di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Menurut pelatih berusia 40 tahun ini, permainan anak asuhnya sudah sangat baik dalam laga yang berakhir 1-0 tersebut. Meski begitu, Indonesia juga bermain bagus.

Gol semata wayang skuad "The Socceroos" dicetak penyerang Anthony Proira di penghujung babak pertama. Dengan hasil itu, Australia berada di peringkat dua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Jepang di puncak.

"Kami senang tim mampu beradaptasi dengan baik, karena di Australia sedang musim dingin. Permainan kami sudah baik secara keseluruhan. Saya harap penampilan ini bisa tetap ditampilkan hingga kualifikasi selesai," ujar Okon saat jumpa pers di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis malam.

Meski demikian, Okon tetap mengapresiasi semangat tinggi skuad "Garuda Muda" dalam laga tersebut. Secara khusus ia memberikan pujian kepada kapten timnas Indonesia, Andik Vermansyah, yang bermain cukup baik. "Dia (Andik) pemain yang sangat luar biasa. Tetapi, di samping itu, kami akan terus mengevaluasi tim kami sendiri agar lebih fokus di laga-laga berikutnya," ucap Okon.


Via: Australia Puji Andik Cs

Arsenal Gagal Jamin Pemain Meraih Gelar


LONDON, KOMPAS.com - Pemilik saham terbesar kedua di Arsenal, Alisher Usmanov, mengkritik manjemen Arsenal. Menurutnya, klub tidak bisa memberikan kepercayaan diri kepada pemain untuk dapat meraih gelar.

Milyuner asal Uzbekistan ini mengirimkan surat kepada Associated Press, Kamis (5/7/2012). Surat ini dilayangkan terkait kabar bahwa Robin van Persie tidak akan memperpanjang kontraknya di Arsenal.

"Lagi-lagi kami menghadapai keadaan harus kehilangan pemain kunci. Hal ini terjadi karena klub tidak bisa memberikan keyakinan kepada pemain bahwa Arsenal mampu mendapatkan gelar," tulis Usmanov.

Sebelumnya, Arsenal sudah kehilangan pemain kunci, Cesc Fabregas dan Samir Nasri. Mereka meninggalkan "The Gunners" dengan alasan ingin mendapatkan klub yang mampu meraih gelar. Arsenal terakhir mengangkat trofi pada 2005, saat menjuarai Piala F.A.

Usmanov memiliki saham sebesar 29 persen. Sementara pebisnis asal Amerika Serikat, Stan Kroenke, menjadi pemilik saham mayoritas dengan 63 persen.


Via: Arsenal Gagal Jamin Pemain Meraih Gelar

Serena Jumpa Radwanska di Final


London - Serena Williams sukses menghentikan perlawanan Victoria Azarenka di semifinal Wimbledon. Di final Serena akan menghadapi unggulan ketiga, Agnieszka Radwanska.

Dalam laga yang tuntas, Kamis (5/7/2012) malam WIB, Serena mengalahkan Azarenka lewat pertarungan dua set yang cukup ketat, 6-3 dan 7-6
Via: Serena Jumpa Radwanska di Final

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Wednesday, July 4, 2012

Hujan Kartu Kuning, Arema Permalukan Persema 4-0


MALANG, KOMPAS.com - Laga Derbi Malang, antara Arema Indonesia melawan Persema dalam laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL), di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/7/2012) malam, dihujani kartu kuning. Total 11 kartu kuning dikeluarkan Wasit Suprapto. Dalam laga tersebut, Arema berhasil permalukan tim saudara tuanya, Persema 4-0.

Sejak menit awal, kedua tim saling serang. Terbukti, di menit kedua, sundulan M Kamri, hampir membuat Persema unggul. Untungnya, masih dapat diantisipasi pemain belakang Arema.

Permainan pun mulai berjalan bertensi tinggi. Pertandingan baru memasuki menit ke-5, kiper Persema, Sukasto Efendi, harus mendapatkan kartu kuning setelah menangkap bola di luar kotak penalti. Akibatnya, pada menit ke 7, Pelatih Slave Radovski langsung mengganti Sukasto dengan kiper ketiga Persema, Ruhanda.

Tim berjuluk "Singo Edan" baru memiliki peluang pada menit ke-16, lewat tembakan keras Musafri, namun masih dapat diantisipasi kiper baru Persema, Ruhanda.

Wasit Suprapto kembali mencabut kartu kuning pada menit ke-20 untuk pemain Persema, Emile Mbamba, akibat melanggar Andrew Barisic. Berselang dua menit, giliran Hermawan yang mendapat kartu kuning, karena mengasari Agung Dwi. Tak lama setelah itu, Ngon Mamoun juga diganjar kartu kuning.

Baru pada menit ke-26, Arema berhasil membukukan gol cantik lewat tandukan Roman Chmelo dengan memanfaatkan umpan Musafri.

Tujuh menit kemudian, Musafri berhasil menggandakan keungguluan menjadi 2-0 hingga turun minum.

Saat babak kedua baru berjalan semenit, Ahmad Amiruddin sudah memperbesar keunggulan Arema. Jebakan offside dan kiper Persema berhasil ditaklukkannya.

Tertinggal 3-0, Pemain Persema terlihat bermain kasar. Berturut-turut, wasit mengganjar kartu kuning Reza Mustofa (menit ke-50), Agung Dwi (54), dan Kim Kurniawan (59).

Sepanjang babak kedua, Persema terlihat tak berpeluang mengejar ketertinggalan. Walau pelatih Slave Radovski memasukkan Joko Prayitno dan menggantikan Agung Dwi, Persema masih menemui jalan buntu untuk membobol jala tim "Singo Edan".

Malah pada menit ke-73, Ahmad Amiruddin kembali mencetak gol untuk Arema, setelah memperoleh umpan cantik dari TA Musyafri. Skor menjadi 4-0.

Sementara, Persema yang tak kunjung mencetak gol, malah kembali mendapat ganjaran kartu kuning. Kali ini, giliran Kasan Soleh setelah melanggar Marko Krasic.

Pada menit ke-89, tim kesayangan Ngalamania itu harus bermain dengan sepuluh pemain, setelah Kim Kurniawan mendapat kartu merah pasca melanggar Eka Hera.

Persema total mengoleksi delapan kartu kuning plus satu kartu merah. Sementara Arema membukukan 3 kartu kuning.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor akhir tetap 4-0 untuk keunggulan Arema Indonesia.

Susunan Pemain:

Arema Indonesia: Dennis Romanovs (GK), Faris Bagus Dinata, Saddam Hi Tenang, Gunawan Dwi Cahyo, Hermawan, Legimin Raharjo (c), Marko Krasic, Roman Chmelo, Musafri, Ahmad Amiruddin, Andrew Barisic

Persema Malang: Sukasto Effendi (GK), Kasan Soleh, Nehemia, Leonard Tupamahu, Dennis Kacanovs, Agung Dwi, Kim Kurniawan, Ngon Mamoun, M Kamri, Reza Mustofa, Emile Mbamba.


Via: Hujan Kartu Kuning, Arema Permalukan Persema 4-0

"Catenaccio" Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan catenaccio justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi catenaccio.

Padahal, catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera, saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi catenaccio memang muncul. Tetapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesis terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan pada lini depan, tetapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat karena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tetapi, mereka juga menaklukkan catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyerang, maka catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak digunakan lagi karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah zona mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem zona mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian defense atau pertahanan gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan catenaccio secara total.

Meski begitu, kata catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik selalu disebut catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya catenaccio.

Tim yang kalah kualitas biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tetapi, kini masih sering terdengar latah soal catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan selalu dinilai menerapkan catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah iktikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan catenaccio. Sebab, catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: "Catenaccio" Telah Mati

Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador


MADRID, KOMPAS.com - Bek tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, dianggap memiliki kemampuan selain sebagai pesepak bola. Seseorang bernama Alejandro Talavante menilai bahwa Ramos juga berprofesi sebagai seorang matador. Mengapa bisa demikian?

Sesaat setelah menjuarai Piala Eropa 2012, Ramos melakukan selebrasi dengan menari ala matador. Seperti layaknya profesional, Ramos terlihat fasih melakukan gerakan-gerakan seorang matador.

Usut punya usut, Ramos mengetahui beberapa gerakan tersebut dari Talavante yang merupakan teman sekaligus matador terkenal di Spanyol. Talavante lantas mengungkapkan bila Ramos punya bakat menjadi seperti dirinya.

"Sergio memiliki kemampuan menjadi seorang matador terkenal dunia. Kalian pasti mengetahuinya. Dia sangat berharga dan punya kepribadian bagus. Sergio seorang fenomenal," puji Talavante seperti dulansir Marca.

Namun, Talavante lebih percaya jika bakat Ramos dilimpahkan untuk sepak bola. "Dia bintang yang lahir untuk sepak bola dunia. Iniesta mungkin pantas mendapatkan gelar pemain terbaik Piala Eropa 2012. Sergio hanya kurang mendapat perhatian. Tapi, dia memiliki mental juara seperti Iniesta ataupun Casillas," jelas Talavante.


Via: Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador

Djokovic Hadapi Federer di Semifinal


London - Untuk kali pertama dalam tiga tahun terakhir Roger Federer kembali masuk semifinal Wimbledon. Lawan yang menunggu dia di babak empat besar adalah si nomor satu dunia, Novak Djokovic.

Menghadapi Mikhail Youzhny, Rabu (4/7/2012) malam WIB, Federer memetik kemenangan mudah tiga set langsung 6-1, 6-2 dan 6-2. Petenis Swiss itu pun kembali menjejak babak semifinal Wimbledon, setelah pada 2010 dan 2011 terdepak di perempatfinal.

Kemenangan Federer tersebut sekaligus menjaga rekor 13 pertandingan tak terkalahkan atas Youzhny. Cedera punggung yang sempat diderita Federer terbukti tak memberi pengaruh karena petenis asal Swiss itu tetap tampil superior.

"Saya pikir saya bermain dengan bagus di sana. Saya sangat gembira bisa kembali masuk semifinal Wimledon," sahut Federer saat diwawancara usai laga seperti diberitakan Reuters.

Menunggu Federer di babak semifinal adalah Novak Djokovic. Unggulan teratas asal Serbia itu juga menang tiga set langsung atas Florian Mayer dengan 6-4, 6-1 dan 6-4.

"Saya menghadapi sedikit masalah beradaptasi dengan matahari dan suasana outdoor karena saya memainkan tiga pertandingan sebelumnya di dalam ruangan. Jadi saya butuh sedikit waktu untuk mendapatkan ritmenya," sahut Djokovic.



Via: Djokovic Hadapi Federer di Semifinal

Cavendish Kecelakaan, Greipel Juara Etape Empat


Rouen - Pebalap sepeda asal Jerman, Andre Greipel merebut etape keempat Tour de France 2012. Sukses yang dia raih tak lepas dari kecelakaan yang menimpa Mark Cavendish saat sprint jelang finis.

Cavendish terjatuh dari sepedanya hanya sekitar 3 km menjelang garis finis. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Greipel untuk terus berada di depan dan akhirnya finis di posisi pertama.

Menempuh jarak 214.5 km dari Abbeville menuju Rouen, waktu yang dibutuhkan Geripel untuk merebut kemenangan pertamanya adalah lima jam 18 menit dan 32 detik. Finis di posisi kedua pada etape ini adalah Alessandro Petacchi (Italia) dan diikuti Tom Veelers di posisi tiga.

Meski gagal finis di posisi 10 besar, Fabian Cancellara tetap memuncaki klasemen umum balapan serta berhak atas jaket kuning. Cancellara dibayangi oleh Bradley Wiggins dengan keduanya hanya terpaut tujuh detik. Demikian diberitakan Reuters.

Hasil Etape IV Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto) 5:18:32"
2. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
3. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
4. Matthew Goss (Australia / Orica)
5. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas)
6. Jonathan Cantwell (Australia / Saxo Bank)
7. Daryl Impey (South Africa / Orica)
8. Kris Boeckmans (Belgium / Vacansoleil)
9. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky)
10. Ruben Perez (Spain / Euskaltel)

Klasemen Umum Selepas Etape IV

1. Fabian Cancellara (Switzerland/RadioShack) 20:04:02"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Cavendish Kecelakaan, Greipel Juara Etape Empat

Peserta Piala Asia U-22 Jajal Stadion


PEKANBARU, KOMPAS.com - Seluruh tim peserta babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, Indonesia, Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste, dan Makau, telah mencoba dua lapangan, yaitu Stadion Utama Ria, dan Stadion Kaharudin Nasution.

Berdasar pantauan Kompas.com, timnas Australia tengah mencoba menyesuaikan diri dengan berlatih pasing dan menembakkan bola, di Stadion Utama Riau, Rabu (4/7/2012) petang

Sementara, timnas Indonesia, Singapura, dan Jepang sebelumnya telah melakukan latihan dan uji coba lapangan stadion itu pada Selasa (3/7/2012). Timnas Makau dan Timor Leste melakukan latihan di Stadion Kaharudin Nasution, yang juga akan dijadikan tempat berlaganya babak kualifikasi tersebut.


Via: Peserta Piala Asia U-22 Jajal Stadion

Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-22


PEKANBARU, KOMPAS.com - Berikut ini adalah jadwal pertandingan Grup E kualifikasi Piala Asia U-22 2013, 5-15 Juli 2012, seperti dilansir AFC.

Matchday 1 - 5 Juli 2012
1. Singapura VS Timor Leste - Stadion Utama Riau - 16.00
2. Jepang VS Macau - Stadion Kaharudin Nasution - 16.00
3. Indonesia VS Australia - Stadion Utama Riau - 19.30

Matchday 2 - 7 Juli 2012
1. Australia VS Macau - Stadion Kaharudin Nasution - 16.00
2. Jepang VS Singapura - Stadion Utama Riau - 16.00
3. Indonesia VS Timor Leste - Stadion Utama Riau - 19.30

Matchday 3 - 10 Juli 2012
1. Timor Leste VS Jepang - Stadion Utama Riau - 16.00
2. Australia VS Singapura - Stadion Kaharudin Nasution - 16.00
3. Macau VS Indonesia - Stadion Utama Riau - 19.30

Matchday 4 - 12 Juli 2012
1. Singapura VS Macau - Stadion Kaharudin Nasution - 16.00
2. Timor Leste VS Australia - Stadion Utama Riau - 16.00
3. Jepang VS Indonesia - Stadion Utama Riau - 19.30

Matchday 5 - 15 Juli 2012
1. Macau VS Timor Leste - Stadion Utama Riau - 16.00
2. Australia VS Jepang - Stadion Kaharudin Nasution - 16.00
3. Indonesia VS Singapura - Stadion Utama Riau - 19.30


Via: Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-22

Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu


Madrid - Rafael Nadal harus mengubur mimpinya untuk tampil dalam laga amal melawan Novak Djokovic di Santiago Bernabeu. Petenis nomor dua dunia ini mengalami cedera dan harus beristirahat.

Nadal sebenarnya dijadwalkan bertemu Djokovic dalam pertandingan amal bertajuk ALMA NADAL, 14 Juli mendatang. Pertandingan itu sendiri dilangsungkan atas prakarsa dari Yayasan Realmadrid dan Yayasan Rafa Nadal, yang salah satu misinya adalah untuk memberikan peluang buat anak-anak untuk mendapatkan program edukasi berbasiskan olahraga.

Namun, karena mengalami masalah pada tendon lututnya, Nadal harus beristirahat sekitar dua pekan. Alhasil, rencana pertandingan di Bernabeu pun tak bisa diwujudkan.

"Saya ingin meminta maaf ke semua, khususnya kepada fans yang telah membeli tiket dengan tujuan sebaik ini. Saya minta maaf, namun kami tak akan bisa bertanding di laga ekshibisi ALMA NADAL di Madrid, Bernabeu, pada 14 Juli," jelas Nadal di situs resmi Madrid.

"Dokter sudah memeriksa lutut saya dan mengatakan saya menderita tendonitis pada ligamen patellar dan saya harus beristirahat selama 15 hari, di mana hal itu menghalangi saya untuk bermain melawan Novak Djokovic seperti yang sudah direncanakan," lanjutnya.

Nadal, yang tersingkir di babak kedua Wimbledon, kini berharap dirinya bisa lekas pulih agar bisa memperkuat Spanyol di Olimpiade 2012.

"Saya bertemu dokter pada hari Senin dan memulai proses pemulihan agar bisa mewakili Spanyol di Olimpiade London," katanya.

"Saya sekarang akan memulihkan diri sambil liburan pendek sebelum kembali berlatih dalam 15 hari. Sekali lagi, terima kasih semua. Rafa Nadal," pungkas dia.


Via: Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu

Langkah Heinze Tuju Renato Dall'Ara


BOLOGNA, KOMPAS.com - Gabriel Heinze segera menuju Renato Dall'Ara, markas Bologna. Kenapa AS Roma melepasnya?

Menurut sumber Football Italia, Heinze bukan jadi bagian vital rencana pelatih baru Roma, Zdenek Zeman.

Eks bek Manchester United itu tak perlu buang banyak waktu untuk cabut dari Olimpico. Rabu (4/7/2012) waktu Italia, Heinze diperkirakan segera meneken kontrak berdurasi dua setengah tahun di depan para petinggi "I Rossoblu".

Sementara itu, Roma diberitakan telah mendapatkan striker Rumania berusia 21 tahun, Adrian Stoian. "I Giallorossi" memastikan kepemilikan penuh atas Stoian dengan membeli hak yang dimiliki Bari terhadap pemain tersebut.

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Roma memberikan kiper U-21 Rumania, Alexandru Pena, kepada Bari.


Via: Langkah Heinze Tuju Renato Dall'Ara

Tuesday, July 3, 2012

Sturridge Sakit, Inggris Butuh Striker Pengganti


LONDON, KOMPAS.com - Daniel Sturridge kemungkinan menderita meningitis alias radang otak. Praktis, timnas Inggris Raya untuk Olimpiade London 2012 pun harus segera mencari pengganti.

Nama Sturridge terpilih dalam 18 nama yang diumumkan Pelatih Stuart Pearce, Senin (2/7/2012). Namun, bomber Chelsea itu malah terkapar akhir pekan lalu di Rumah Sakit St Marry di Paddington. Sejumlah tes sudah dilakukan dan dugaan penyakit Sturridge adalah meningitis.

Belum diketahui seberapa parah penyakit itu. Yang pasti, Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo akan melakukan konferensi pers seputar detail penyakit Sturridge pada Rabu (8/7/2012) waktu setempat.

Jika benar Sturridge absen, akan menjadi pukulan kedua bagi Pearce. Maklum saja, ia harus rela mencoret nama Gareth Bale dari daftar skuadnya karena gelandang Tottenham Hotspur itu dihajar cedera punggung.

Timnas Inggris Raya sendiri akan berlaga pertama di Olimpiade 2012 pada 26 Juli nanti.

Sementara itu, Pearce dikritik setelah tak memanggil gelandang LA Galaxy, David Beckham. Ia lebih senang memasukkan dua veteran, Craig Bellamy (Liverpool) dan Ryan Giggs (Manchester United)

Jadwal Timnas Inggris Raya di Olimpiade London 2012
26 Juli: vs Senegal
29 Juli: vs Uni Emirat Arab
1 Agustus: vs Uruguay

Skuad Inggris Raya: J Allen (Swansea), C Bellamy (Liverpool), R Bertrand (Chelsea), J Butland (Birmingham), S Caulker (Tottenham), T Cleverley (Manchester United), J Cork (Southampton), C Dawson (West Brom), R Giggs (Manchester United), A Ramsey (Arsenal), M Richards (Manchester City), D Rose (Tottenham), S Sinclair (Swansea), M Sordell (Bolton), J Steele (Middlesbrough), D Sturridge (Chelsea), N Taylor (Swansea), J Tomkins (West Ham)
Pelatih: Stuart Pearce


Via: Sturridge Sakit, Inggris Butuh Striker Pengganti

Lupakan Kekalahan, Rooney-Cole ke LA


LOS ANGELES, KOMPAS.com Striker tim nasional Inggris, Wayne Rooney, tampaknya tak mau lama-lama berada dalam kesedihan setelah timnya didepak Italia dari Piala Eropa 2012 di babak semifinal di Kiev, Ukraina, Minggu (24/6/2012), dan setelah lelah terlibat perang mulut di media dengan mantan pelatih timnas Inggris, Fabio Capello.

Hanya sehari setelah itu, Rooney dan istrinya, Coleen Rooney, berangkat dari London menuju Negeri Paman Sam untuk berlibur tanpa putranya, Kai. Dalam laporan Daily Mail yang dirilis, 28 Juni lalu, Rooney terlihat bersantai bersama Coleen di kolam renang di sebuah hotel di Los Angeles (LA).

Setelah beberapa lama menikmati suasana di tempat itu, mereka menyambut rekan Rooney di "The Three Lions", Ashley Cole. Selain menemui Rooney dan Coleen, Cole juga tampak memasuki Bootsy Bellows, sebuah kelab malam di LA.

Pemain berusia 31 tahun itu juga tampaknya ingin melupakan kenyataan pahit dalam drama adu penalti melawan Italia yang berakhir dengan kekalahan 2-4. Saat itu, Cole termasuk dalam penggawa Inggris yang gagal mengeksekusi penalti.


Via: Lupakan Kekalahan, Rooney-Cole ke LA

Stuart Pearce Bergeming


LONDON, KOMPAS.com - Pelatih tim sepak bola Inggris Raya di Olimpiade 2012, Stuart Pearce, bergeming dengan keputusannya tak mengikutsertakan pemain flamboyan David Beckham. Pearce menegaskan, keputusannya tersebut semata-mata karena alasan sepak bola.

Ketiadaan Beckham, tutur mantan pelatih Manchester City itu, dinilai tak berpengaruh pada penjualan tiket Olimpiade 2012.

Walau tak menyertakan Beckham dalam tim Inggris Raya, bukan berarti Pearce meniadakan pemain senior berusia lanjut di tim. Pearce memasukkan nama Ryan Giggs (Manchester United), Craig Bellamy (Liverpool), dan Micah Richards (Manchester City) dalam skuad Inggris Raya di Olimpiade London 2012 pada Juli-Agustus ini.

Kepada wartawan di London, Selasa (3/7), Pearce mengatakan, ia sangat menghormati suami Victoria Beckham itu yang berperan besar dalam proses terpilihnya London sebagai kota penyelenggara olimpiade.

Namun, saya memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap masyarakat luas untuk memberikan hasil terbaik. Hal itu tecermin dari setiap individu yang terpilih dalam tim, katanya. Dia juga menegaskan, tidak ada alasan lain di luar alasan sepak bola dalam pemilihan ke-18 pemain tim Inggris Raya itu.

Beckham, mantan gelandang MU dan Real Madrid, pekan lalu mengumumkan kepada media bahwa dirinya tak termasuk dalam 18 nama yang dipilih Pearce untuk berlaga di kandang sendiri, London, saat kota itu menjadi tuan rumah olimpiade. Beckham, yang pernah memegang ban kapten tim Inggris, berharap agar dirinya ikut serta bermain sebelum memutuskan mengakhiri keterlibatannya di tim Inggris.

Pearce menyatakan, ia yang memberitahukan kepada Beckham bahwa pesepak bola yang saat ini bermain di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat dan memperkuat LA Galaxy itu tak masuk tim Inggris Raya.

Namun, Pearce mengatakan, tidak hanya Beckham yang tak diikutsertakan. Ia juga memutuskan tidak mengikutsertakan pemain yang berasal dari Irlandia Utara dan Skotlandia.

Para pemain yang masuk dalam daftar adalah tim terkuat yang mungkin kami miliki. Keputusan ini tidak dibuat sepihak, tetapi dengan keterlibatan pihak lain, katanya. Dia menyebut nama David Bernstein, petinggi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Meski tak memperkuat tim Inggris Raya sebagai pemain, British Olympic Association (BOA) sedang memikirkan untuk menempatkan Beckham pada posisi staf atau manajerial.

Kami akan sangat tersanjung dan bangga apabila Beckham terlibat dalam tim ini meski bukan sebagai pemain. Akan sangat fantastis, kata Andy Hunt, Chef de Mission (CdM) kontingen Inggris Raya. Hunt mengaku telah berkomunikasi dengan perwakilan Beckham dan sedang menunggu hasil positif dari pembicaraan itu.

Tiket tak terpengaruh


Ketiadaan sosok Beckham dalam tim sepak bola Inggris Raya dinilai tidak banyak berpengaruh terhadap penjualan tiket olimpiade secara keseluruhan.

Terbukti, masih ada jutaan tiket olimpiade yang belum terjual hingga saat ini. Direktur Eksekutif LOCOG 2012, Paul Deighton, mengatakan, laku atau tidaknya tiket laga sepak bola tim Inggris Raya tak bergantung pada sosok Beckham.

Dia adalah aset yang sangat berharga bagi Inggris. Bila tiket pertandingan tim Inggris Raya tak terjual, mungkin David akan menolong kami dengan jumlah penjualan yang fantastis. Namun, tanpa David, penjualan tiket sudah mendekati angka yang kami inginkan, katanya kepada kantor berita Reuters, tanpa memerinci lebih jauh jumlah tiket yang terjual.

Deighton menambahkan, tak ada hubungan langsung antara penjualan tiket dan Beckham.

(AFP/Reuters/BBC/MHD)


Via: Stuart Pearce Bergeming

Fabregas: Kami Lebih dari Sekadar Tim Sepak Bola


KIEV, KOMPAS.com - Gelandang Spanyol, Cesc Fabregas, mendapat peran istimewa sepanjang Piala Eropa 2012, yang dimenangi timnya, yakni peran yang kerap diistilahkan sejumlah kalangan dengan sebutan false nine. Penyerang murni walau bukan berposisi seperti striker, tetapi gelandang juga bukan, dalam formasi tim Spanyol yang tanpa striker murni (strikerless).

Kontribusi Fabregas dalam mengantarkan Spanyol juara tak perlu diragukan. Pemain Barcelona berusia 25 tahun itu membukukan 2 gol dan 1 asis. Asis briliannya kepada David Silva membuahkan gol pembuka Spanyol dalam kemenangan 4-0 atas Italia pada final di Stadion Olimpiade, Kiev, Ukraina, Senin (2/7) dini hari WIB.

Seusai laga, saat keluar dari ruang ganti dan berjalan menuju bus melewati area mixed zone, tempat wartawan menunggu pemain, Fabregas terlihat ceria. Di depan kumpulan wartawan berbahasa Inggris, mantan pemain Arsenal itu berhenti dan memberikan keterangan panjang-lebar seputar penampilan Spanyol, prospek tim itu ke depan, hal-hal apa saja yang membuat Spanyol begitu perkasa, dan juga rencana- rencana ke depannya.

Berikut petikan wawancara wartawan, termasuk Kompas, dengan Fabregas di area mixed zone Stadion Olimpiade.

Tanya (T): Anda sudah memenangi semuanya: Piala Dunia, Piala Eropa. Anda merasa ini bukan yang terakhir, kan?

Jawab (J): Saya masih kurang dalam dua hal, yakni satu paket komplet dalam sepak bola, yakni (juara) Liga Champions dan (juara) liga. Saya ingin menjuarai liga bersama Barcelona tahun ini. Jadi, itulah yang saya kejar musim ke depan ini.

T: Terkait perdebatan soal permainan Spanyol yang membosankan, penampilan hari ini mungkin jawabannya. Komentar Anda?

J: Saya pikir, kami telah memperlihatkan (gaya permainan) itu bertahun-tahun. Kami punya gaya permainan sendiri. Kami bermain dengan maksud bukan untuk disukai semua orang. Jelas, kami percaya terhadap apa yang kami lakukan. Kami biasa tampil dengan cara seperti ini.

Kami tak bisa bermain dengan cara lain, seperti bola-bola panjang. Sebab, Iniesta tidak kuat, saya tidak kuat, Silva tidak kuat, Xavi tidak kuat. Jadi, kami harus memainkan sepak bola yang cepat dengan kombinasi. Seperti ini permainan sepak bola yang kami sukai dan kami menikmatinya. Saya pikir, kami berbangga dengan trademark bahwa kami memenangi treble. Inilah cara yang kami mainkan.

Kumpulan pemain ini lebih dari sekadar tim. Kami semua teman satu sama lain. Kami suka bermain kartu bersama, kami suka dalam suasana bersama-sama. Ada hal lain, ini bukan sekadar tim sepak bola. Lebih dari itu.

T: Arsene (Wenger) mengatakan, Spanyol tanpa striker lebih berbahaya dan Anda sepertinya lebih pas tampil di depan?

J: Saya kira, tidak. Saya bisa katakan, kami bermain luar biasa dalam empat tahun terakhir dan saya berbicara kepada Wenger beberapa pekan lalu, kami butuh David Villa dan Carles Puyol. Namun, kami punya sumber daya pemain dan semua pemain, termasuk Sergio Ramos akan tampil lagi pada turnamen berikutnya. Saya ingin bermain pada saat Fernando Torres juga tampil. Yang juga bagus dari tim ini adalah semua pemain di bangku cadangan kami. Kami punya Torres, (Juan) Mata yang bisa membuat perubahan di Chelsea. Semua pemain mampu tampil dalam level puncak.

T: Anda lihat, pemain seperti Xavi yang akan berumur 34 tahun saat Piala Dunia 2014 di Brasil. Apakah masih ada prestasi yang ingin diperlihatkan tim (Spanyol) pada masa-masa mendatang?

J: Ya. Semua orang mengatakan, kami akan berakhir setelah Piala Dunia (2010). Kami telah memenangi Piala Eropa dan Piala Dunia. Kali ini, kami baru memenangi Piala Eropa. Kami baru mencetak treble. Belum pernah ada yang melakukan ini dalam sepak bola. Jadi, kami bangga.

T: Jika tak keberatan, apa komentar Anda tentang tim Inggris di turnamen ini?

J: Saya pikir, mereka bermain bagus. Namun, mungkin terlalu defensif, bukannya lebih menyerang dalam permainan. Mereka punya pemain-pemain yang harus ditundukkan. Mungkin mereka cenderung terlalu protektif di lini belakang daripada maju menyerang. Namun, saya suka cara Inggris bermain dan mereka hanya tidak beruntung saat kalah dalam adu penalti dengan Italia karena semua hal bisa terjadi.

T: Xavi mengatakan suka dengan gaya bermain Anda. Apakah gaya permainan terpengaruh oleh gaya yang diperagakan Xavi?

J: Tentu saja. Ini gaya permainan kami dalam enam tahun terakhir. Mungkin di Jerman kami tidak tampil seperti yang kami inginkan. Namun, setelah itu, kami tampil dalam level yang sangat-sangat tinggi. Kami sangat senang dengan cara permainan yang kami peragakan. Mungkin membosankan, tetapi itu hal yang berbeda. Anda bisa menilai sebuah tim membosankan, saya tidak terlalu memikirkan hal itu.

T: Apakah Anda pernah melihat permainan Brasil tahun 1970- an? Gaya permainan yang Anda tampilkan malam ini sepertinya mirip mereka....

J: Tidak. Kami mempersiapkan diri untuk final. Dan Anda membicarakannya. Kami hanya ingin tampil bagus, untuk negeri kami, untuk terus menang dan juara, membuat warga negeri kami tetap gembira. Ini Spanyol yang sangat sulit untuk dihadapi, tetapi membuat banyak orang gembira, setidaknya malam ini.

T: Bagaimana Anda mempertahankan tekad kuat dan determinasi untuk tetap bisa juara setelah begitu sering menang?

J: Sulit untuk menjelaskannya. Kami ini hanyalah manusia biasa. Kami berlatih keras, bermain keras, bermain tenis meja bersama sebagai teman, kami menonton film bareng, dan kami juga saling bertemu dengan keluarga masing-masing. Saya tidak tahu, ini atmosfer yang benar-benar indah. Kelihatannya satu generasi akan pergi, tetapi pemain yang ada tetaplah sama. Kami tetap sama. Kami sederhana, kami ingin bekerja keras, juga percaya keberuntungan.

T: Seberapa penting sosok Vicente del Bosque dalam hal ini?

J: Dia figur yang sangat penting karena dia selalu membuat suasana tenang dan menyebarkan ketenangan itu kepada kami. Dia tidak membuat kami gugup. Dia hanya ingin kami bermain seperti yang kami sukai dan Anda bisa nikmati. Dia benar-benar pelatih spesial bagi Spanyol.

T: Apakah generasi baru pemain Spanyol sudah siap mempertahankan sukses ini?

J: Kami harus terus melangkah. Xavi, Iker Casillas, dan Puyol telah tampil bersama timnas selama 12 tahun. Anda harus tetap mempertahankan performa. Mereka harus memikul tanggung jawab. Dan seperti Jordi Alba, dia tampil luar biasa, masih berusia 23 tahun. Kami ingin semua ini terus berlanjut.

Busquets, Iniesta, saya, Alba masih berusia 23 atau 25 tahun. Ini usia yang tepat untuk tampil pada turnamen level tinggi.

(Mh Samsul Hadi dari Kiev, Ukraina)


Via: Fabregas: Kami Lebih dari Sekadar Tim Sepak Bola

Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring


Sachsenring - Dani Pedrosa selalu kalah bersaing dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo di sepanjang musim 2012. Di MotoGP Jerman akhir pekan ini, dia berharap bisa menang untuk menggenapi hat-trick podium teratas di Sachsenring.

Penampilan Pedrosa di musim 2012 ini sesungguhnya sangat stabil dan memuaskan tim Honda. Meski belum pernah memenangi balapan, dia berhasil enam kali naik podium dari tujuh balapan yang sudah digelar.

Jika ada peluang buat Pedrosa mengalahkan Stoner dan Lorenzo, maka kans tersebut terbuka sangat lebar di MotoGP Jerman. Di sana, pembalap asal Spanyol itu jadi juara di dua musim terakhir.

"Sachsenring menjadi lintasan di mana kami meraih sukses di masa lalu. Kami punya hasil yang sangat baik di sini dan ini adalah sirkuit di mana saya selalu menikmati balapannya," sahut Pedrosa seperti diberitakan Crash.

Dengan Lorenzo akhir pekan lalu gagal dapat poin, selisih Pedrosa dengan dua pembalap di posisi teratas kini hanya berjarak 19 poin. Itu artinya dia bisa saja menggeser kedua seterunya itu andai dapat posisi teratas.

"Setiap balapan punya nilai penting dan kami harus bekerja keras sambil menunggu waktu kami tiba. Kami menjalani akhir pekan yang bagus di Assen dan kami harus mengulanginya di Jerman; semoga kami bisa meraih kemenangan pertama di 2012, hal mana sangat kami inginkan saat ini," lugas Pedrosa.



Via: Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring